Batu – Dalam rangkaian Pembinaan Guru Awal Semester Tahun Pelajaran 2026/2027, SMP Al Hikmah IIBS Batu menghadirkan Dr. Lalu Yulhaidir, M.Psi. untuk menyampaikan materi bertajuk "Memahami Dinamika Perilaku Seksual Murid". Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam memperkuat kompetensi guru menghadapi berbagai tantangan perkembangan remaja secara profesional, ilmiah, dan sesuai nilai-nilai Islam.
Masa remaja merupakan fase ketika peserta didik mengalami perubahan biologis, psikologis, sosial, dan emosional yang berlangsung sangat cepat. Perubahan tersebut sering kali memunculkan rasa ingin tahu yang tinggi, pencarian identitas diri, hingga berbagai bentuk perilaku yang memerlukan pendampingan dari orang dewasa. Oleh karena itu, guru tidak hanya dituntut mampu mengajar mata pelajaran, tetapi juga memahami karakteristik perkembangan peserta didik agar dapat memberikan arahan yang tepat.
Dalam sesi pembinaan, Dr. Lalu Yulhaidir, M.Psi. menjelaskan bahwa pemahaman terhadap dinamika perilaku seksual murid bukan bertujuan untuk menaruh kecurigaan kepada peserta didik, melainkan agar guru memiliki perspektif yang benar dalam mengenali tahapan perkembangan remaja, memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku mereka, serta mampu melakukan pendampingan secara edukatif dan preventif.
Guru juga diajak memahami berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi perilaku remaja, mulai dari lingkungan pertemanan, penggunaan media digital, paparan informasi yang tidak sesuai usia, hingga kurangnya komunikasi dengan orang dewasa. Dengan bekal tersebut, guru diharapkan mampu membangun hubungan yang hangat, terbuka, dan penuh kepercayaan sehingga peserta didik merasa aman untuk berdiskusi ketika menghadapi persoalan.
Sebagai sekolah berasrama (boarding school), SMP Al Hikmah IIBS Batu memandang bahwa pendidikan karakter dan perlindungan terhadap peserta didik merupakan tanggung jawab bersama antara guru, pembina asrama, dan seluruh warga sekolah. Pendampingan yang konsisten, komunikasi yang sehat, serta budaya saling menjaga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Melalui pembinaan ini, para guru semakin dipersiapkan untuk menjadi pendidik sekaligus pendamping yang mampu memahami perkembangan psikologis remaja, mendeteksi gejala-gejala yang memerlukan perhatian sejak dini, serta memberikan respon yang bijaksana sesuai dengan nilai-nilai Islam dan prinsip perlindungan anak.
Dengan peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan, SMP Al Hikmah IIBS Batu terus berupaya menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menjaga tumbuh kembang peserta didik secara utuh—baik intelektual, emosional, sosial, maupun spiritual. Melalui guru yang kompeten dan peduli, sekolah berharap setiap murid dapat bertumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.