(24 Apr 2026 | 21:11)

Guru SMP Al Hikmah IIBS Batu Ikuti “Leader In Me: Be Proactive Training”

Guru SMP Al Hikmah IIBS Batu Ikuti “Leader In Me: Be Proactive Training”

Kota Batu – SMP Al Hikmah IIBS Batu menggelar kegiatan Leader In Me: Be Proactive Training pada pagi hari ini pukul 09.00–11.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Sekolah, Moch. Salahuddin Thalut, sebagai pembicara utama yang memberikan penguatan karakter kepemimpinan bagi para guru.

Dalam sesi pelatihan, peserta diajak memahami pentingnya menjadi pribadi yang proaktif, bukan reaktif, khususnya dalam menjalankan peran sebagai pendidik. Guru didorong untuk tidak sekadar merespons keadaan, tetapi mampu mengambil inisiatif, menentukan sikap, serta memberikan pengaruh positif bagi lingkungan belajar.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah perbedaan antara “focus on influence” dan “focus on concern”. Guru diarahkan untuk memusatkan perhatian pada hal-hal yang bisa dikendalikan dan dipengaruhi (influence), seperti strategi mengajar, pendekatan kepada siswa, dan cara berkomunikasi. Sebaliknya, terlalu fokus pada concern—hal-hal di luar kendali—justru dapat menghambat tindakan nyata.

Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan penggunaan bahasa proaktif (proactive language) dalam keseharian sebagai guru. Bahasa ini mencerminkan tanggung jawab dan inisiatif, bukan sekadar reaksi.

Contoh penerapannya dalam dunia pendidikan antara lain:

  • Reaktif: “Siswa sekarang susah diatur.”
    Proaktif: “Saya akan mencari pendekatan yang lebih tepat untuk memahami siswa.”
  • Reaktif: “Saya tidak bisa mengubah keadaan kelas.”
    Proaktif: “Saya bisa mulai dari mengubah cara saya mengelola kelas.”
  • Reaktif: “Mereka tidak mau mendengarkan.”
    Proaktif: “Saya akan mencoba cara komunikasi yang lebih efektif agar mereka mau mendengarkan.”

Konsep “take space” juga menjadi bagian penting dalam pelatihan, yaitu kemampuan untuk memberi jeda sebelum merespons, sehingga setiap tindakan yang diambil lebih sadar dan bijaksana.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dan reflektif, memberikan wawasan sekaligus penguatan bagi para guru agar mampu menjadi teladan dalam membangun lingkungan pendidikan yang positif, penuh kesadaran, dan berorientasi pada solusi.

Topik Berita
pembinaan